MoU Program Kota Hijau

oleh : Humas Pemda Way Kanan

Bupati Way Kanan H. Bustami Zainudin, S.Pd menandatangani MoU tentang Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) di Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum Kamis (8/11/12).

Kegiatan penandatanganan bertepatan dengan Peringatan Puncak Hari Tataruang (HATARU) Tahun 2012 yang diikuti 30 Kab/kota untuk dijadikan percontohan Daerah Konservasi Hijau. Adapun rangkaian kegiatan meliputi Welcoming Speech oleh Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto, Opening Speech oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Keynote Speech oleh Pimpinan Komisi V DPR RI, Penandatanganan Piagam Komitmen Kota Hijau oleh Walikota/Bupati peserta Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) dan terakhir Sarasehan Kota Hijau dan Kota Pusaka.

Adapun butir-butir yang disepakati dalam MoU tersebut meliputi :

1.Pemerintah Kota/Kabupaten bersama-sama dengan segenap lapisan masyarakat berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial, serta tetap melakukan perlindungan terhadap lingkungan alami dengan mengacu pada RTRW Kota/Kabupaten masing-masing

2.Pemerintah Kota/Kabupaten akan mewujudkan secara bertahap standar lingkungan Kota Hijau mulai dari perencanaan dan perancangan kota ramah lingkungan; peningkatan kualitas, kuantitas dan aksesibilitas ruang terbuka hijau; peningkatan kualitas udara dan air; pengurangan sampah dan limbah; pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan; pengembangan sistem transportasi berkelanjutan; penerapan bangunan hijau; peningkatan peran komunitas hijau; serta pengembangan jejaring kerjasama pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam rangka perwujudan kota hijau.

3.Pemerintah Kota/Kabupaten berkomitmen mengalokasikan anggaran pembangunan di daerah yang memadai untuk merealisasikan rencana perwujudan kota hijau yang tertuang dalam Rencana Aksi Kota Hijau (RAKH), memantapkan mekanisme koordinasi antar lembaga dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.

4.Pemerintah Kota/Kabupaten berkomitmen mengalokasikan anggaran yang memadai untuk pembangunan ruang terbuka hijau di lokasi yang telah ditetapkan di dalam RAKH.

5.Mendorong upaya perwujudan kota hijau secara nyata berdasarkan pada karakteristik, potensi wilayah, kemampuan ekonomi dan budaya lokal

Sumber: http://waykanan.go.id/berita-301-mou-program-kota-hijau-.html

Pos ini dipublikasikan di Serba serbi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s