Lampung 10 Besar Kelulusan

JAKARTA – Hasil ujian nasional (UN) SMP/MTs tahun ajaran 2011/2012 di Lampung belum memuaskan. Kendati persentase kelulusan mencapai 99,83 persen, angka ini mengalami penurunan 0,04 persen dari tahun sebelumnya sebesar 99,87 persen.

Meski begitu, siswa SMP/MTs di Lampung menduduki peringkat 10 dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Peringkat pertama dipegang DKI Jakarta karena hanya satu pelajarnya yang tidak lulus. Sementara akibat 1.906 siswa di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lulus, membuat provinsi tersebut menjadi juru kunci pada UN tahun ini.

Berdasarkan data ujian akhir yang diterima Radar Lampung, dari 123.538 siswa SMP/MTs yang ikut UN di Lampung, 216 di antaranya dinyatakan tidak lulus atau 0,17 persen.

Para siswa tersebut tidak lulus karena nilai ujian mereka tak memenuhi standar kelulusan yang telah ditetapkan pemerintah. Dari distribusi jumlah siswa yang tidak lulus berdasarkan nilai akhir (<4), pelajar SMP/MTs di Lampung jeblok di mata pelajaran (mapel) matematika. Di mana sebanyak 39 siswa gagal. Untuk mapel lainnya, 10 siswa gagal di bahasa Indonesia, bahasa Inggris (33), dan IPA (16).

Sedangkan distribusi siswa di Lampung yang tidak lulus dengan nilai akhir rata-rata kurang dari 5,5 sebanyak 136 peserta atau 62,96 persen dari jumlah peserta tidak lulus.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyebutkan, dari 3.697.865 peserta UN SMP/MTs, 15.945 di antaranya dinyatakan tidak lulus. Siswa SMP/MTs yang dinyatakan tak lulus karena nilai rata-ratanya kurang dari 5,5.

Nilai akhir yang kurang dari 5,5 sebanyak 15.219 siswa. Sedangkan 726 siswa yang mengantongi nilai rata-rata di atas 5,5 tetap dinyatakan tidak lulus karena ada mata pelajaran yang nilainya hanya 4. ’’Karena prasyarat lulus UN adalah nilai UN tidak boleh ada yang kurang dari empat,’’ kata Nuh di gedung Kemendikbud, Jakarta, kemarin (1/6).

Dia membeberkan, ada 1.330 siswa yang mendapat nilai di bawah empat untuk ujian matematika. Sedangkan untuk bahasa Inggris ada 840 siswa, untuk IPA 666 orang, dan bahasa Indonesia 343.

 ’’Tetapi ada juga yang semua mata pelajaran nilainya lebih dari angka empat, namun nilai akhir mereka di bawah angka rata-rata nasional. Jadi tetap saja tidak bisa lulus UN,’’ tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Effendi Rachman mengatakan, daerah penyumbang siswa tidak lulus terbesar adalah Kabupaten Waykanan sebanyak 66 orang, Sedangkan yang lulus 100 persen adalah Pringsewu. ’’Yang tidak lulus ini masih berkesempatan untuk menyelesaikan jenjang pendidikan menengah pertamanya dengan mengikuti ujian paket B bulan Juli mendatang,’’ katanya. (kyd/nur/c1/ary)

Siswa Tidak Lulus UN

Kabupaten/Kota            Tidak Lulus
Bandarlampung            44
Metro                    2
Lampung Tengah            29
Lampung Utara            18
Lampung Barat            3
Tulangbawang            4
Tanggamus            16
Lampung Timur            10
Lampung Selatan            11
Waykanan                66
Pesawaran                6
Pringsewu                0
Tuba Barat            2
Mesuji                    5
Total                    216

 

Sumber: http://www.radarlampung.co.id/

Pos ini dipublikasikan di Berita Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s