Menag: Siswa Gagal UN, Bisa Karena Kegagalan Guru

FotoTangsel (Pinmas)–Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa kegagalan siswa dalam Ujian Negara tidak hanya diakibatkan oleh siswa itu sendiri. “Namun kegagalan siswa dalam Ujian Negara, bisa juga disebabkan oleh adanya faktor kegagalan guru dalam mengajar,” tegas Menag dalam pengarahannya di depan siswa dan guru sebelum pelaksanaan ujian negara di madrasah Tsanawiyah Negeri Tangerang II Pamulang, Tangerang, Senin (5/4).

Jadi menurut Menag, perlunya Ujian Negara, selain untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap mata pelajaran dari hasil pendidikan selama tiga tahun, juga merupakan evaluasi bagi para guru yang mengajar di sekoalh tersebut.

Diakui Menag bahwa ada sejumlah pihak yang mengatakan tidak perlu ada Ujian Negara. Pihak-pihak ini menurut Menag, menilai bahwa hasil belajar selama tiga tahun hanya ditentukan dalam ujian yang hanya tiga atau empat hari saja. “Mungkin ada benarnya, ada juga tidak benarnya,” papar Menag.

Menurutnya, ujian negara tetap perlu, karena jika tidak ada UN, maka siswa juga akan malas-malasan dalam belajar. “Ujian Negara juga perlu sebagai standar ukur apakah proses belajar mengajar sudah mencapai target atau belum.” ungkap Menag yang didampingi Walikota Tangerang Selatan, Airin.

Yang terpenting menurut Menag, dengan adanya UN, maka target pemahaman anak didik dari materi pelajara yang diajarkan, bisa diketahui masuk atau tidak.

Menag juga berpesan di hadapan para siswa dan guru bahwa Ujian Negara juga melatih siswa untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah. “Kita harus menyikapi setiap permasalahan dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Madrasah kementerian Agama, Ace Syaifuddin menegaskan bahwa dalam waktu yang sama, terdapat 827.085 siswa Madrasah Tsanawiyah swasta dan negeri di seluruh Indonesia yang mengikuti Ujian Negara Madrasah. Diakui Ace, dalam Ujian Negara Madrasah Tsanawiyah tahun lalu,pihaknya menargetkan 98 persen siswa lulus Ujian Negara. “Namun kenyataannya justru melampaui target, yaitu 99,57 persen siswa yang mengikuti UN Madrasah Tsanawiyah tahun lalu, lulus,” ungkapnya.

Untuk tahun 2011 ini, Ace mengatakan Kemenag menargetkan 98,5 persen lulus Ujian Negara. “Harapan kami bisa seratus persen lulus Ujian Negara tahun ini,” ucapnya. Diakui Ace bahwa nilai rata-rata siswa madrasah seluruh Indonesia untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, unggul dari nilai rata-rata ujian negara di sekolah umum. (rep/osa)

Sumber: http://www.kemenag.go.id/

( admin: effendya )

Pos ini dipublikasikan di Berita Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s